Pengendalian ukuran partikel bahan baku yang tepat sangat penting untuk memenuhi persyaratan pemrosesan mesin pembuat makanan kucing. Celah kecil antara sekrup dan ruang ekstrusi dalam ekstruder berarti bahwa ukuran partikel bahan baku yang tidak rata meningkatkan resistensi umpan, yang menyebabkan penyumbatan sekrup dan mengurangi kapasitas produksi. Saat memproduksi makanan hewan peliharaan, bahan baku harus digiling hingga 80-120 mesh, tergantung pada model mesin peralatan ekstrusi makanan hewan peliharaan kecil dan jenis pakan. Untuk biji-bijian (jagung, gandum), disarankan untuk menggiling hingga 100-120 mesh, dan untuk bahan baku protein (tepung ikan, tepung kedelai), hingga 80-100 mesh. Misalnya, saat menggunakan ekstruder twin-screw untuk memproduksi makanan anak kucing pelet halus, menggiling bahan baku seperti jagung dan tepung ayam hingga 120 mesh memungkinkan aliran yang lebih lancar di dalam ruang ekstrusi, menghasilkan ekstrusi yang lebih lengkap dan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 15%-20%. Pemeriksaan rutin pada saringan penggiling juga diperlukan untuk mencegah kerusakan saringan yang dapat menyebabkan partikel besar tercampur, yang memengaruhi efisiensi pemrosesan selanjutnya.
Pengendalian kadar air bahan baku secara ilmiah memastikan pengoperasian mesin ekstruder pelet pakan ikan apung yang efisien. Baik kadar air yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dalam bahan baku akan memengaruhi efisiensi produksi dan kualitas pakan mesin pelet makanan anjing. Kelembaban berlebihan menyebabkan bahan baku menempel pada sekrup dan dinding bagian dalam ruang ekstrusi, meningkatkan resistensi gesekan dan mengurangi kecepatan umpan. Kelembaban yang tidak mencukupi membuat bahan baku terlalu cair, mencegah pembentukan tekanan yang stabil selama ekstrusi dan memengaruhi pembentukan pelet. Mempertimbangkan karakteristik kerja mesin pelet makanan anjing untuk rumah, kadar air optimal bahan baku harus dikendalikan antara 12% dan 15%, dengan 12%-13% untuk makanan hewan peliharaan apung dan 13%-15% untuk pakan tenggelam. Misalnya, saat memproduksi makanan anjing, kadar air dapat disesuaikan dengan menambahkan air hangat atau pengeringan sinar matahari. Setelah optimasi, keluaran per jam dari mesin pelet dapat ditingkatkan sebesar 10%-15%, sekaligus mengurangi keausan sekrup dan memperpanjang umur peralatan.
Meningkatkan keseragaman pencampuran bahan baku juga penting untuk menghindari ketidakseimbangan lokal yang memengaruhi efisiensi. Makanan hewan peliharaan seringkali merupakan formula senyawa; pencampuran yang tidak merata dapat menyebabkan ekstrusi yang tidak mencukupi di area tertentu, menghasilkan pembentukan pelet yang buruk dan fragmentasi yang berlebihan, meningkatkan biaya penyaringan selanjutnya dan secara tidak langsung mengurangi efisiensi produksi. Disarankan untuk menggunakan mixer poros ganda horizontal, dengan waktu pencampuran 8-12 menit untuk memastikan distribusi yang seragam dari semua bahan baku (termasuk vitamin, mineral, dan aditif lainnya). Bahan yang sudah dicampur harus segera dimasukkan ke dalam hopper pabrik pelet untuk mencegah stratifikasi karena penyimpanan yang lama.
Peralatan terkait
![]()
![]()
![]()
![]()
| Model | Daya | Lubang Cetakan | Kapasitas untuk padatan industri | Kapasitas untuk biomassa | Ukuran pelet (mm) |
| MKYK-36 | 45kw | 36 | 0.5-1.0 | 1.0-1.5 | 32*32*50-100 |
| MKYK-48 | 75kw | 48 | 1.0-1.5 | 1.5-2.5 | 32*32*50-100 |
| MKYK-72 | 110kw | 72 | 2.0-2.5 | 2.5-3.5 | 32*32*50-100 |
| MKYK-90 | 132kw | 90 | 2.0-2.5 | 3.5-5.0 | 32*32*50-100 |
| MKYK-120 | 200kw | 120 | 3.0-4.0 | 4.0-6.0 | 32*32*50-100 |
| MKYK-150 | 250kw | 150 | 4.0-6.0 | 6.0-10.0 | 32*32*50-100 |
Tentang kami
kunjungan pelanggan
![]()
sertifikat kehormatan
sertifikat kehormatan
sertifikat kehormatan
Kontak Person: Fiona
Tel: 86 19913726068