Perbedaan yang paling jelas terletak pada sifat fisik, terutama tercermin dalam tiga indikator: kekerasan, tingkat ekspansi, dan ketahanan air. Mengenai kekerasan, pakan yang diproduksi oleh ekstruder kering, karena kandungan airnya yang lebih rendah dan struktur yang lebih padat, umumnya memiliki kekerasan 50%-80% lebih tinggi daripada yang diproduksi oleh ekstruder basah. Misalnya, stik kunyah hewan peliharaan dapat mencapai kekerasan 50-60N, cocok untuk anjing mengunyah dan membersihkan giginya. Pakan yang diproduksi oleh ekstruder basah memiliki kekerasan sedang (20-30N), cocok untuk hewan peliharaan muda dan ikan. Dalam hal tingkat ekspansi, ekstruder basah, melalui efek sinergis dari kelembaban dan panas, dapat mencapai tingkat ekspansi 30%-50%, membentuk struktur sarang lebah yang seragam di dalam pakan, menghasilkan daya apung dan daya cerna yang lebih tinggi. Ekstruder kering memiliki tingkat ekspansi hanya 10%-20%, dengan struktur yang relatif padat, cocok untuk pakan yang tenggelam. Mengenai ketahanan air, pakan ikan yang diproduksi oleh ekstruder basah umumnya tahan air selama 30-60 menit, sedangkan pakan serupa yang diproduksi oleh ekstruder kering hanya tahan air selama 10-15 menit, mudah hancur di dalam air dan menyebabkan hilangnya nutrisi.
Terdapat juga perbedaan signifikan dalam indikator retensi nutrisi dan daya cerna. Ekstruder kering rentan terhadap panas berlebih lokal (mencapai lebih dari 150℃), yang mengakibatkan hilangnya komponen yang sensitif terhadap panas secara signifikan, seperti vitamin E, dengan tingkat retensi hanya 60%-70%. Ekstruder basah menawarkan kontrol suhu yang lebih stabil (100-130℃), dan kelembaban menahan dampak panas pada nutrisi, memungkinkan tingkat retensi vitamin E lebih dari 85%. Dalam hal daya cerna, pakan yang diproduksi oleh ekstruder basah memiliki tingkat gelatinisasi pati yang lebih tinggi (90%-95%) daripada yang diproduksi oleh ekstruder kering (75%-80%), meningkatkan daya cerna protein untuk ikan sebesar 15%-20%. Uji coba budidaya ikan bass laut menunjukkan bahwa ikan bass laut yang diberi pakan ekstruder basah memperoleh 18% lebih banyak per hari daripada yang diberi pakan ekstruder kering.
Penampilan dan palatabilitas produk jadi juga berbeda: pakan yang diproduksi oleh ekstruder kering memiliki permukaan yang lebih kasar dan warna yang lebih gelap (karena reaksi Maillard yang lebih lengkap), sehingga cocok untuk preferensi rasa makanan hewan peliharaan; pakan yang diproduksi oleh ekstruder basah memiliki permukaan yang halus dan warna yang seragam, lebih cocok untuk preferensi makan ikan dan hewan peliharaan muda.
![]()
![]()
![]()
Kunjungan pelanggan
![]()
Sertifikat Kehormatan
![]()
Kontak Person: Fiona
Tel: 86 19913726068